Cara Mengatasi Dehidrasi Secara Ampuh

Berbagai Cara Mengatasi Dehidrasi Selain Minum Air

 

Cara mengatasi dehidrasi selain dengan minum air.
Hidrasi  atau mempertahankan jumlah cairan di dalam tubuh merupakan hal yang sangat penting bagi semua orang, baik yang sehat, maupun yang sedang menjalani perawatan medis seperti pengobatan kanker. Hidrasi pun sangat baik bagi kesehatan dalam jangka waktu panjang.
Tapi tahukah Anda bahwa Anda bisa mengombinasikan air dengan cairan lain untuk menjaga tubuh tetap terhidrasi?


Berikut ini cara mengatasi dehidrasi secara alami tanpa minum air yaitu:
  • Makanan yang mengandung air
Kandungan air dalam makanan ini penting untuk menggantikan jumlah cairan yang ada dalam tubuh yang akan diambil setiap hari.  Buah-buahan yang secara alami banyak mengandung air  di antaranya adalah semangka, melon, anggur, dan tomat. Jenis makanan lainnya yang mengandung banyak cairan yaitu:
  1. Es krim
  2. Sorbet Gelatin (biasa atau bebas gula )
  3. Minuman kesehatan berprotein tinggi
  • Alternatif dari Air
Jika tidak menyukai air minum seperti air putih, cobalah untuk minum minuman yang berasa  dengan menambahkan potongan buah seperti lemon, jeruk nipis, irisan jeruk, atau membuatnya menjadi jus. Alternatif lain yang bisa digunakan untuk menggantikan asupan cairan yaitu:
  1. Jus buah murni
  2. Minuman berkarbonasi namun bebas kafein
  3. Minuman rasa buah
  4. Minuman herbal
  5. Kaldu
Bagaimana kita tahu jika kita sudah mendapatkan cukup air di dalam tubuh?

Salah satu cara sederhana untuk mengetahuinya yaitu dengan melakukan tes urin. Ketika urin berwarna bening atau kuning, kemungkinan tubuh sudah mendapatkan cukup air. Sedangkan jika urin berwarna gelap atau kuning pekat, maka tingkatkanlah jumlah asupan cairan sehat untuk tubuh.
Apa saja gejala dehidrasi?

Dehidrasi terjadi ketika tubuh kehilangan terlalu banyak cairan atau tidak mendapatkan cukup air. Gejala dehidrasi adalah sebagai berikut:
  1. Mulut kering
  2. Rasa haus
  3. Pusing
  4. Sakit kepala
  5. Merasa lemah
  6. Tekanan darah yang rendah
  7. Ketidakmampuan untuk menelan makanan kering
  8. Kesulitan berbicara
  9. Kulit kering
  10. Kulit yang bengkak dan retak ketika dicubit
  11. Demam yang ditandai dengan penurunan berat badan, urin yang berwarna gelap, dan terjadinya kelelahan pada otot.
Demam, diare atau muntah yang parah yang terjadi dalam jangka waktu cukup lama dapat menyebabkan hilangnya cairan tubuh. Kehilangan cairan tubuh dapat mengakibatkan hilangnya elektrolit termasuk natrium, kalium, kalsium, dan magnesium yang diperlukan tubuh. Penyebab lain dari dehidrasi yaitu peningkatan output terhadap ileostomy atau kantung kolostomi (kantung feses pada tubuh), penggunaan diuretik yang berlebihan, terjadinya ascites (penumpukan cairan di perut), atau edema. Oleh karena itu, minumlah lebih banyak air untuk menghindari penyebab dehidrasi ini.
Mengatasi dehidrasi

Minum jus, air ataupun cairan yang mengandung kalori lainnya dapat membantu menjaga tubuh terhindar dari dehidrasi sehingga dapat memberikan energi pada tubuh. Ketika tubuh sudah merasa lebih baik dan nafsu makan sudah kembali seperti semula, jagalah keseimbangan makanan padat dan minuman agar tubuh dapat menerima nutrisi dan cairan yang dibutuhkan oleh tubuh.

Berikut adalah beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi dehidrasi
  • Konsumsilah es krim, potongan buah yang dibekukan, atau es loli untuk melembapkan mulut yang kering.
  • Minumlah minuman yang sehat seperti air putih, sayuran, jus buah, madu, minuman yang mengandung gula rendah, atau teh herbal.
  • Cobalah makan buah-buahan yang kaya akan air seperti semangka.
  • Tempelkan kain basah pada tubuh terutama pada leher, wajah, punggung, dada ataupun perut.
  •  Kurangi penyebab dehidrasi seperti muntah, diare, atau demam.
  • Oleskan lip balm pada bibir yang kering.
  • Letakkan pendingin, es, dan minuman sehat dengan jarak yang dekat supaya tubuh mendapatkan kondisi yang lebih nyaman.
Hubungi dokter jika tubuh mengalami gejala-gejala seperti di bawah ini:
  • Muntah, diare atau demam yang berlangsung selama lebih dari 24 jam
  • Warna urin yang sangat gelap
  • Ketidakmampuan tubuh untuk buang air kecil banyak selama lebih dari dua belas jam
  • Pusing atau merasa pening ketika berdiri
  • Meningkatnya denyut jantung
Demikian tips dari kami semoga dapat bermanfaat bagi anda dan bisa di praktekannya jika ingin mencobanya.Sekian dan terimakasih.

Comments

Popular posts from this blog

Penyebab Dan Gejala Serta Cara Mengatasi Penyakit Gagal Ginjal

Gejala,Penyebab, Dan Pencegahan Penyakit Diabetes Mellitus